| UMP Kembangkan Alat Pengatur Waktu Tunggu Iqomat |
|
|
|
| Written by Administrator |
| Friday, 05 March 2010 06:13 |
|
Bermula dari permasalahan yang muncul ketika sholat berjama`ah di masjid akan dilaksanakan, tetapi iqomat ditunda karena ada sebagian jama`ah yang datang belakangan langsung mengerjakan sholat shunah. Kejadian ini mungkin masih bisa ditoleransi jika jama’ah yang terlambat hanya satu dua orang. Sering terjadi ketika sedang menunggu jama`ah yang sedang sholat sunah, kemudian ada lagi jama`ah yang datang lebih belakangan, langsung melaksanakan sholat sunah sehingga waktu menunggu iqomat menjadi lebih lama lagi. Dari kejadian seperti itu, maka munculah ide untuk membuat alat pengatur waktu tunggu iqomat untuk memberitahukan jama’ah seberapa lamakah iqomat akan segera dikumandangkan. Ketua Program Studi Teknik Elektro Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Wakhyu Dwiono, S.T., M.T. mengatakan alat yang berbentuk tampilan tulisan Iqomat dan waktu mundurnya dalam menit dan detik. Ketika adzan selesai dikumandangkan, muadzin menekan tombol pilihan waktu, selanjutnya alat ini akan menampilkan sisa waktu menuju iqomat. Terdapat tiga pilihan waktu yaitu 15, 10 dan 5 menit untuk menunggu waktu iqomat. Pilihan ini didasarkan pada kesepakatan jama’ah masjid yang bersangkutan. Cara kerja alat ini begitu sederhana yaitu dengan memanfaatkan timer pada mikrokontroler AT89C51, namun memiliki pengaruh yang sangat besar dalam memperbaiki kedisiplinan jama`ah dalam memulai pelaksanaan sholat. Pada awalnya, alat ini dibuat karena pesanan ta’mir masjid UMP ke Program Studi Teknik Elektro UMP, namun karena adanya jama’ah dari luar UMP yang kebetulan sholat di masjid UMP, menjadikan alat ini dipesan oleh beberapa ta’mir masjid lain yang tersebar di wilayah Banyumas (Purwokerto) dan Purbalingga.
www.ump.ac.id |
| Last Updated ( Monday, 22 March 2010 02:26 ) |