Menteri Pendidikan Nasional Resmikan Plaza Kampus Univ. Muhammadiyah Ponorogo
Bertempat di halaman kampus Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Ahad 28 Pebruari 2010 telah diresmikan Plaza kampus dan peletakan batu pertama pembangunan gedung kuliah terpadu oleh Menteri Pendidikan Nasional Bpk. Prof. DR. Muhammad Nuh, DEA. Kunjungan Mendiknas kali ini terasa special bagi UM Ponorogo, mengingat kedatangan beliau secara khusus diagendakan untuk UM Ponorogo sekaligus menjadi agenda tunggal beliau di Ponorogo.  
 
Pembangunan plaza kampus dimaksud adalah merupakan upaya rehabilitasi gedung yang telah ada sebelumnya dengan additional beberapa elemen bangunan baru disesuaikan konsep paling up to date, sekaligus mengawali tahapan-tahapan pembangunan yang direncanakan akan segera direalisasikan pada awal tahun ini.
 
UM Ponorogo saat ini telah memiliki 6 Fakultas dengan 17 program studi dan 3200 mahasiswa dengan menempati 2 gedung berlantai 3. memasuki usianya yang hampir ¼ abad dengan ijin Allah SWT dalam kurun waktu 3 tahun terakhir berbagai capaian menandai kemajuan kampus tercinta ini, diantaranya :
1.    Meningkatnya kepercayaan pemerintah pusat yang ditandai dengan pemberian penghargaan kepada UM Ponorogo sebagai salah satu Perguruan Tinggi unggulan di Wilayah Kopertis VII di bidang Tata Kelola, bidang Penelitian dan Pengabdian Masyarakat dan bidang kemahasiswaan dalam tiga tahun berturut-turut yaitu tahun akademi 2007/2008 s.d tahun 2009/2010. Disamping itu UM Ponorogo juga dipercaya untuk menyelengga rakan program S1 dalam jabatan, Program PT Mitra Penyelenggara Sertifikasi Guru, Program Mahasiswa Wirausaha, penyelenggara Prodi D3 kebidanan serta sejumlah block grand untuk pengembangan sistem pembelajaran ICT di seluruh kelas dan laboratorium informatika;
2.   Meningkatnya kepercayaan pemerintah kabupaten ditandai dengan pendandatangan MoU antara Rektor dan Bupati Ponorogo sebagai payung hukum kerjasama kedua bela fihak yang selama ini telah berjalan seperti di bidang : pendidikan, pembangunan/ pemberdayaan masyarakat, penelitian, pengembangan teknologi tepat guna, serta pengembangan seni-budaya lokal;
3.    Meningkatnya kepercayaan masyarakat ditandai dengan semakin besarnya dan luasnya animo masyarakat untuk mengkuliahkan putra-putri tercintanya di UM Ponorogo. Terdapat tren kenaikan jumlah mahasiswa baru untuk tahun akademi 2009/2010 ini dibanding tahun akademi sebelumnya dengan kenaikan mencapai 80 % berasal dari wilayah Ponorogo-Madiun sekitar ditambah beberapa dari wilayah Jateng, Sumatera dan Kalimantan. UM Ponorogo juga dipercaya masyarakat untuk memberikan layanan kebutuhan spiritual (rohani), dimana setiap hari ahad didepan masjid kampus ini, berkumpul tidak kurang dari 2000 jamaah majlis taklim mengikuti pengajian ahad pagi yang telah berjalan selama 13 tahun terakhir.
4.    Semakin dinamisnya kegiatan kemahasiswaan ditandai dengan torehan prestasi mereka dari berbagai kegiatan antara lain :
  • Di bidang olah raga berhasil meraih Juara Umum II (runner up) Cabang Olah Raga Panahan dalam Pekan Olah Raga Pelajar dan Mahasiswa Tingkat Nasional tahun 2007 di Bogor dan tahun 2008 di Jakarta. Pada tahun yang sama juga berhasil diraih juara II lomba arun jeram kelompok mahasiswantingkat nasional di Bogor;
  • Di bidang seni-budaya prestasi UKM Reyog Simo Budi Utomo juga cukup membanggakan, yang secara berturut turut mulai tahun 2001-2006 meraih juara IV penyaji terbaik dan juara II penyaji terbaik pada tahun 2007 dalam festifal Reyog Nasional di Ponorogo;
  • Di bidang akademik tahun akademi 2009/2010 ini para mahasiswa UM Ponorogo memperoleh beasiswa PPA sebanyak 50 0rang, beasiswa BBM sebanyak 503 orang, dan beasiswa BKM sebanyak 98 orang, beasiswa supersemar 5 orang, beasiswa PPE 3 orang sehingga secara keseluruhan diterima sebanyak 659 beasiswa;
  • Di bidang pengembangan program enterpreneurship mahasiswa, pada tahun akademi 2008/2009 telah diperoleh 2 paket Program Wirausaha Mahasiswa oleh mahasiswa UM Ponorogo. Dan pada saat ini dengan dukungan mitra kerja terutama dari VEDC Malang, IME Malang dan PT Kepurun Pawana Jogjakarta sedang kami uji cobakan sebuah model Pengembangan Wirausaha Mahasiswa yang telah diputuskan menjadi program pilihan wajib untuk semua mahasiswa baru tahun akademi mendatang melengkapi program pilihan wajib sebelumnya seperti : program sertifikasi komputer, sertifikasi bahasa Inggris, sertifikasi baca-tulis Al-Qur’an.
Sementara itu pembangunan Gedung Kuliah Terpadu Lantai IV ini diharapkan dapat memecahkan problem kapasitas sekaligus menjawab tingginya animo masyarakat untuk menguliahkan putra-putri tercinta di kampus tercinta UM Ponorogo. Upaya tersebut adalah bagian dari tekad dan komitmen kami untuk menjadikan kampus ini sebagai PTS Islam pilihan yang mampu memberkan layanan pendidikan tinggi secara layak, nyaman, bertang gungjawab dan berkualitas tetapi tetap terjangkau terutama bagi masyarakat 10 kabupaten disekitar Ponorogo.
 
www.umpo.ac.id