Penerapan Iptek PT Untuk Pemberdayaan Masyarakat Sangat Rendah
Sunday, 21 February 2010 02:03

Namun dalam kenyataannya, sebagian besar hasil penelitian  di perguruan tinggi belum dimanfaatkan secara optimal, dan lebih banyak dimanfaatkan sebagai bahan pengembangan pembelajaran, atau bahkan sekedar menghasilkan laporan penelitian. Hasil penelitian yang kemudian diterapkan di masyarakat, masih sangat sedikit. Akibatnya meskipun banyak dilakukan penelitian, namun permasalahan di masyarakat tidak banyak yang terselesaikan.

Demikian disampaikan Dekan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Agus Nugroho Setiawan., Senin (15/02/2010) di Kampus Terpadu UMY menanggapi kritikan terbatasnya kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan perguruan tinggi.

Agus menjelaskan, sebuah penelitian seharusnya diawali dengan indentifikasi dan analisis permasalahan yang berkembang di masyarakat. Sehingga ketika diperoleh hasil penelitian dapat langsung dimanfaatkan untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di masyarakat. Namun sayangnya, sebagian penelitian tidak didasarkan pada permasalahan yang ada di masyarakat sehingga hasil penelitian tidak aplikatif. "Beberapa penelitian yang lain, walaupun dilakukan menggunakan metode yang benar dan menghasilkan teknologi rekayasa yang baik, namun tidak pernah sampai ke masyarakat,” urainya.

Hal lain yang juga perlu mendapat perhatian adalah dosen dan mahasiswa harus mempunyai kepedulian sosial yang tinggi untuk ikut membantu menyelesaikan permasalahan di masyarakat. Dosen dan mahasiswa sebagai kaum intelektual jangan hanya berada di kampus, tetapi harus lebih sering terjun ke masyarakat mengamalkan ilmunya.

”Dengan lebih banyak berinteraksi dengan masyarakat, tidak hanya akan memberikan banyak pengalaman lapangan, tetapi juga akan lebih memahami permasalahan yang ada di masyarakat sehingga dapat membantu mencarikan alternatif solusinya”, tandas Agus Nugroho. (mac)

www.umy.ac.id