Chairil Anwar: “Kualitas Perguruan Tinggi Muhammadiyah Sudah Baik”
Sunday, 31 January 2010 00:00

Dalam Seminar Satu Abad Pendidikan Tinggi Muhammadiyah, di Kampus Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA, Ahad (31/01/2010), Chairil menerangkan bahwa pernyataan ini didukung dari data-data yang ada. “Misalnya dari penerimaan beasiswa S3 ke luar negeri, penerima beasiswa terbesar itu UGM, selanjutnya adalah Univ. Muhammadiyah Surakarta” terangnya. “Bukankan ini salah satu bukti pengakuan masyarakat dan pemerintah terhadap kualitas perguruan tinggi kita, bahkan bila dibandingkang dengan Perguruan Tinggi Negeri di Luar Jawa relative lebih baik” lanjutnya.

Chairil sebelumnya memaparkan perbandingan antara keberadaan PTM dari masa orde baru dan pada masa reformasi ini. Menurut Chairil, di masa Orde baru PTM tidak mungkin bisa melampaui PTN. “Bahkan mengangkat guru besar sendiri tidak mungkin dilakukan” kisahnya. “Sedangkan di era reformasi ini perguruan tinggi Muhammadiyah bisa membuka program magister, Doktor dan juga bisa mengangkat guru besar sendiri”  tambahnya. “Ke depan, beberapa PTM sudah seharusnya mengembangkan dirinya menjadi perguruan tinggi berkelas Dunia”.

Trend Merger

Saat ini, menurut Chairil melaporkan bahwa jumlah Perguruan Tinggi Muhammadiyah berjumlah 152 buah. Sebanyak  41buah diantaranya  berbentuk Universitas, dan  15 PTM telah menyelenggarakan Program Magister. “Ini mungkin sudah melampaui mimpi para penggagasnya dahulu “ selorohnya.

Saat ini di beberapa daerah ada trend baru, yaitu merger –nya beberapa perguruan tinggi kecil berbentuk Akademi dan Sekolah Tinggi menjadi Universitas. Dahulu ide merger ini ada kendala,  ada Politeknik yang diusulkan menjadi salah satu Fakultas Universitas Muhammadiyah, mereka tidak mau. “Karena sebuah perguruan tinggi Muhammadiyah itu tumbuh dari bawah,  Alhamdulillah ada era baru, yaitu ada era Merger.” Kisahnya.

Dahulu ada proses merger di Sidoarjo. Dimulai dari inisiatif beberapa perguruan tinggi kecil, yang kemudian bersepakat mendirikan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. “ Alhamdulillah, di  Madiun dan Ngawi  beberapa PTM Kecil ingin menggabungkan menjadi Universitas Muhammadiyah Madiun Raya. (arif)